Jumat, 15 Mei 2015

Restu belajar dan bicara soal cinta.

Oke gue tulis formal aja ya atau tulisannya pake kata baku, terlajur dah tadinya gue lagi puitis haha

Sempat berfikir apakah lebih indah jika kita tidak broken home?
Teman saya berkata: lebih indah lah, mereka hanya bisa melihat cinta dan kasih sayang, mereka membutuhkan orang tua, dan orang tua mereka pun langsung ada untuk mereka, dan lain-lain lah pokonya.

Saya rasa itu tidak ada di dalam hidup saya sejak saya 18 tahun(sekarang), saya selalu menangis ketika sendiri,  tidak tahu kenapa, apakah benar tuhan adil? Saya tidak yakin tuhan adil, maksud saya, lihat orang yang memiliki penyakit yang tidak bisa sembuh, saya selalu menangis di dalam hati ketika melihat orang yang memiliki penyakit kanker, AIDS dan lain-lainya, mungkin saking sendirinya dan saya sudah tidak punya rasa untuk diri sendiri, saya sering memikirkan mereka yang menderita penyakit, saya sering mendoakan mereka, bahkan saya sering mendoakan orang yang berjualan saat saya ber ibadah, supaya daganganya laku, dan saat saya melihat ada yang membeli dagangan mereka, saya bersyukur dalam hati, dan aneh nya saya terus memikirkan orang lain bukan diri sendiri, mungkin ini dampak broken home.

BERFIKIR SOAL CINTA...

 Dan saya sempat berfikir dan sering melihat orang –orang yang tidak broken home, hidup mereka hanya ada cinta, cinta dan cinta, saya membenci cinta, maksud saya, saya membenci orang-orang yang mencintai seseorang yang tidak tahu untuk selamanya, tapi mereka melupakan orang yang benar-benar mencintai mereka, ada kata-kata yang mengatakan “kau adalah tawaku dan aku tidak bisa tertawa jika tidak ada kamu seorang” saya sangat benci dengan kata-kata ini! Sangat tidak waras dengan kata-katanya, berarti pacarnya lebih berarti dari orang tua mereka, ini yang sangat saya benci di dalam yang namanya “cinTAI” saya juga memiliki cinta, tapi bukan itu yang di namakan cinta menurut saya, menurut saya cinta adalah kedewasa, anda tahu cinta yang dewasa? Tidak? Saya juga tidak? Saya tidak yakin yang di katakan saya tapi ini menurut saya cinta dewasa, cinta dewasa adalah anda yang bisa menjaga jarak dengan pacar anda, anda tidak berhak mengekang pacar anda, biarkan dia lepas meski dia pacar anda, sebenarnya anda tidak berhak mengekang mereka, karena anda masih PACAR? PACAR apa si yang di maksud PACAR? Hanya cinta biasa yang tidak sampai SELAMANYA, cinta dewasa adalah anda tidak perlu ingin tahu rahasia pacar anda, dan cinta dewasa adalah ketika dia memilih dengan yang lain anda harus melepaskanya, masih dengan tidak berhak MENGEKANG: dia memiliki waktu sendiri, dia memiliki waktu untuk dan ingin bermain dengan temannya, dia perlu waktu untuk bersama keluarganya, dia perlu waktu untuk istirahat, bukan hanya terus memikirkan anda terus SMS sampai mati, BBMan sapai mampus. Itulah kenapa saya selalu tidak ingin mendapatkan pacar sekarang-sekarang, nikmati masa muda mu lebih baik dengan teman yang gila, dari pada pacar yang kurang DEWASA, pacaran sama yang belum dewasa itu bawaanya hanya galau, SMA kelas 2/3 saya begitu.

Masih dengan cinta, ada orang yang benar-benar seperti kecandua narkoba, ketika tidak ada pacar mereka galau sendiri, saya selalu tertawa melihat orang-orang seperti itu, lihatlah mereka seperti sengsara tidak memiliki pacar, itu hanya pacar, apa hebatnya kalo di bandingkan dengan teman dan orang tua anda? Apa hebatnya?


Udah dulu cape ~

0 komentar: